Klise » Telekomunikasi

Telecommunication Consultants (Kontraktor) -2-

25 September 2011 1,785 views Tidak ada komentar


(lanjutan -1- )

Seputar Dunia Kontraktor

Pemain di bidang ini setidaknya ada 4 jenis :

1. Kontraktor.

Ya inilah si pemburu dollar dengan menggadaikan skill, waktu dan kadang keluarga demi mencari sesuap dollar di negeri entah tak berantah.

2. Recruitment Agency.

Ini adalah perusahaan yang menjadi penghubung antara End User (Vendors) dan Kontraktor. Agency lah yang akan membayar gaji bulanan kontraktor dan kemudian Agency akan menagih ke End User (Ericsson, Nokia, Huawei). Agency mengambil margin 15- 30 % dari pembayaran dari End User. Jadi misalya, Ericsson membayar 1 engineer per bulan sebesar 12.000 USD, maka agency bisa saja memberikan 9000 USD saja ke kontraktor.

Makanya kontraktor mesti jago-jago dalam negosiasi dengan agency. Contoh agency terkenal adalah: www.glotel.com www.paracell.com www.networkersmsb.com www.eurosearch.com www.elabram.com www.noviacom.com www.pentaconsulting.com www.net-consulting.com www.projectpeople.com www.eurpeople.com www.commsresouces.com

3. Management Company.

Management Company adalah perusahaan yang bertugas mengurusi segala thethek bengek kontraktor, mulai dari tiket, visa kerja, akomodasi, asuransi. Timesheet report, pajak, hingga pay roll bulanan. Biasanya secara formal, kontraktor adalah karwayan dari management fee ini. Agency akan transfer gaji ke management company, yang kemudian management company akan membayarkan ke kontraktor. Management company mengambil fee sekitar 5 % dari gaji yang diterima kontraktor tiap bulan.

4. Vendors (mis: NSN, Ericsson, Huawei, dll).

Ini adalah End User si pemilik projects. Vendor-vendor ini membutuhkan skillful engineers buat selesaiin project-project beliau yang notabene tidak akan di cukupi oleh pegawe permanent. Jumlah pegawai permanent di vendor biasanya di batasi karena jumlah ini langsung berpengaruh ke CAPEX, OPEX serta EBITDA. Sementara pegawai kontraktor masuk sebagai OPEX saja yang tidak berpengaruh ke EBITDA (KPI para CEO katanya).

5. Operators (mis: Telkomsel, Telkom malaysia, orascom, dll)

Kontraktor akan mengerjakan project milik vendor di operators.

Pahit dan Manisnya menjadi konsultan

Pahit

* Kerjaan bersifat temporary, jadi biasanya Cuma 3 / 6 bulan kontrak setelah itu mesti hunting kerjaan lagi

* Kadang harus bekerja di negara-negara yang keadaan ekonomi dan keamanannya tidak terjamin. Could be somewhere in Africa or deep in an island in the middle of no where

* Mesti jauh dari keluarga. Ngga mungkin kan pulang dari afrika ke indonesia Cuma gara-gara sodara nikah? Terlalu mahal dan terlalu lama.

* Pressure lebih tinggi biasanya, karena konsultan di anggap yang paling ahli dibidangnya.

* Karena kerja di luar negeri, otomatis mesti jago beradaptasi dengan lingkungan baru, makanan baru, orang-orang baru, budaya baru, hukum dan aturan yang baru termasuk juga bahasa yang baru.

Manis

* Gaji jauh lebih besar dari kontrak lokal di indonesia atau pekerjaan permanent di indonesia. Bisa sampai 10 kali lipat pendapatan standar. Tapi gaji tergantung posisi, negara tujuan dan budget dari user juga.

* Bagi yang masih single dan suka travelling bisa sekalian jalan-jalan

* Otomatis bisa menjadi lebih jago dibidangnya karena terbiasa dengan tekanan dan lingkungan kerja international

* Lebih bisa mengatur waktu cuti di banding dengan pegawe permanen.

Contoh sampel pendapatan per bulan kontraktor:

Di saudi, rate per bulan saat ini untuk Ericsson sekitar 5000-6500 USD, Nokia 7000-8500 USD. Tiket pesawat di berikan, akomodasi dan transport ditanggung sendiri. Di afrika, rate per bulan antara 8000-12000 USD, tiket dan akomodasi udah ditanggung perusahaan. Di eropa, rate per bulan antara 5500-8500 EURO, tiket dan akomodasi udah di tanggung perusahaan. Di Asia bervariasi, Malaysia misalnya, rate per bulan antara 5000-6500 USD, bangladesh 7500-9000 USD, Pakistan 7500-9000 USD.

Kenaikan rate dipengaruhi kondisi keamanan dan politik negara selain dari sisi peradaban. Lebih tidak beradab, otomatis rate lebih mahal.

Bagaimana kalo sudah kontrakting?

Kalo sudah kontrakting, ini adalah beberapa tips untuk dilakukan:

1. Selalu update skill dan kemampuan anda

– Ikuti Training

– Ikuti Knowledge sharing

– Join project yang memakai latest technology

2. Ikuti milis supports untuk bidang anda, misalnya:

– Milis EricssonUTRANSupportCenter di google

– Milis EricssonCoreSupportCenter di google

– Milis NokiaUTRANSupportCenter di google

– Milis NokiaCoreSupportCenter di google

– Milis HuaweiUTRANSupportCenter di google

– Milis HuaweiCoreSupportCenter di google

3. Gunakan uang anda sebijak mungkin jangan lupa siapkan sumber penghasilan lain selain dari gaji sebagai konsultan mengingat pekerjaan ini sementara dan tergantung sama demand. Salah satunya adalah dengan membuat bisnis sebagai cadangan jika demand menurun. Untuk melatih ini ikuti milis 1jutaUKM di google.com

4. Update pengetahuan anda dengan perkembangan terkini di dunia telekomunikasi dan kondisi negara-negara tujuan kontrakting via milis IndoExpatlite di google.

5. Jika anda masih berniat untuk berlama-lama kontrak.. Anda bisa juga ikut training cross-vendor..(training selain vendor anda sekarang) Selain sebagai kontraktor, option lain adalah menjadi pegawai tetap di luar negeri : Australia, Inggris, Saudi, Bahrain, Mesir, dan sebagainya.

Kontraktor di bidang Oil and Gas, Banking, Network Security, dan sebagainya juga mempunyai karakter yang mirip dengan kontraktor dibidang Telco.

Yuuk, bareng-bareng kita go international!! jangan kalah dari negara lain. Maju terus IT & Telco indonesia!!

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz